Uncategorized
Logistic for Urban Life
Today I got news that supply of mineral waters to Jakarta is limited, due to damage of a main bridge close to Sukabumi, the resource area of the water. It is another evidence of how fragile the situation of urban life, after a shortage of electricity, gas, water supply, now the mineral water. Three weeks [...]
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )Land, real-estate, real-property
Di dunia Real Estate, dikenal istilah (pinjam bhs literatur dulu ya) ‘land’, real estate, dan real property. Dalam hal ini land dimengerti sebagai bentang lahan dengan unsur alam yang melekat di atasnya, termasuk pepohonan, air dst. Sehingga hak atas tanah meliputi benda-benda tersebut.
Sedang real estate, diartikan sebagai land + man-made permanenet improvement. Sehingga dihitung pula [...]
Real Estate-7: Rekayasa Lokasi dan Investasi
Rekayasa aksesibilitas dan nialai lahan bisa melalui pemanfaatan potensi akses traffic junctions, atau menciptakan pusat baru pada new town, atau justru pada traffic juction tersebut. Ini yang digunakan oleh pembangun mal dan pengembang besar. Dengan daya tarik sebagai ‘kota mandiri’ yang mempunyai CBD dan berbagai sarana (zona) ekonomi, sosial dan amenities. Pada tahun 70an, DKI [...]
Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )Real Estate-6: Nilai Lokasi dan Harga Tanah
Soal nilai lokasi dan ‘nilai jual’ (harga) ini memang bisa jadi diskusi menarik. Dalam hal inimungkin Departemen Keuangan punya kepentingan langsung, karena land/location appraisal punya implikasi langsung dengan penetapan pola NJOP (nilai jual obyek pajak).
Di dunia real estate terminologi yang umum digunakan ialah: “highest and best use” (of land). Dari istilah ini saja sudah tercermin [...]
Real Estate-5: Pertumbuhan Mal dan Pertumbuhan Kota
16 Mal baru di Jakarta dan Pengaruhnya
Contoh pemanfaatan ruang yang aktual adalah trend pembangunan pusat perbelanjaan modern atau mal.
Menurut riset Jones Lang LaSalle, seperti dikutip majalah Trust (30 Juni 2008), ada 16 mal baru di Jakarta. Dengan jumlah itu, setidaknya akan ada 800.000 m2 ruang ritel yang baru.
Sementara agar untung maka perkiraannya untuk tiap 100.000 [...]
Real Estate-4: Di Tengah atau Pinggiran Kota?
IKLAN REAL-ESTATE:
Pilih Tinggal di pusat kota atau pinggiran?
Beberapa waktu yang lalu, ada iklan real-estate yang dibagikan di perempatan jalan, yang bunyinya menarik:
“Seperti inikah kondisi Anda setiap hari?
Lelah dan habis waktu – Berangkat dari rumah jam 05.30, pulang kantor jam 21.00 baru sampai di rumah. Waktu prima dengan keluarga terbuang.
Maceeeet………stresssss. Banyak tenaga yang terkuras di perjalanan. [...]
Real Estate-3: Menyiasati lokasi yang ‘jauh’
Menyiasati lokasi yang ‘jauh’
“Location, location, location.”
Begitulah semboyan dunia real-estate (properti), itu pula yang mempertemukannya dengan dunia planning (PWK). Tulisan ini mencoba memahami cara pengembang menyiasati lokasi.
Lokasi yang yang strategis, akses yang tinggi ke berbagai “pusat” pelayanan, dan terutama CBD, temat kerja – menimbulkan nilai lahan yang tinggi. Implikasinya adalah pada harga tanah di lokasi [...]
Real Estate-1: Mendadak Miskin
Pemanfaatan Ruang – Mendadak miskin/kaya
Bicara tentang pemanfaatan ruang membawa kita ke pertanyaan: siapa yang memanfaatkan, dan bagaimana?
Mendadak miskin
Ini kisah tentang Sumiskun (bukan nama sebenarnya). Karena rencana kota yang menetapkan sawah dan tegalnya menjadi peruntukan perumahan, maka Sumiskun dan tetangganya harus mau menjual tanahnya kepada pembangun rumah (entah untuk perumahan mewah atau RSS). Inginnya tidak menjual [...]
Real Estate-2: Mendadak Kaya
Mendadak kaya
Sementara itu, Hartawan (bukan nama sebenarnya), pengusaha yang punya banyak kenalan (kalangan bank, pemda, konsultan), bisa melihat peluang dari pertumbuhan kota, dan arahan rencana. Dia bisa mengajak relasinya yang konsultan untuk menyusun rencana tapak, artist rendering, berikut business plan, studi kelayakan, dan strategi pemasarannya. Atau justru para ahli itu yang datang kepada Hartawan untuk [...]
Tantangan bagi Perencana Wilayah & Kota saat ini
Masih terpicu dengan ‘kegemasan’ pak Wawo, pernyataan Ekadj bahwa rencana cenderung “bermanis-manis”, dan …..yang menyebut kata (maaf) “masturbasi”. Sementara itu seorang planner muda mengungkapkan kegalauan generasinya, karena makin besar populasi planner, dan pendapatannya tak cukup.
Saya berusaha memahami apa yang terjadi dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan wilayah/kota. Dan apa yang mungkin dilakukan.
Situasi Lingkungan
Apa mau dikata, [...]
« Previous Entries


